Logo SantriDigital

gerakan nu

Kultum
M
Masrur
7 Mei 2026 3 menit baca 2 views

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاء...

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ. وَقَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: ﴿وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۚ إِنَّ اللّٰهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ﴾. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di ufuk timur mentari bersinar, Menghangatkan bumi, memberi semangat. Mari kita bersatu, tak boleh gentar, Menjaga akidah, demi akhirat. Hadirin sekalian, kaum mukminin yang dirahmati Allah. Sungguh sebuah kehormatan bagi saya untuk berdiri di hadapan Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian pada kesempatan yang mulia ini. Di tengah geliat zaman yang terus berubah, kita diingatkan akan sebuah gerakan yang telah lama mengakar kuat dalam diri umat Islam di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama atau NU. Gerakan ini bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah nadi kehidupan, sebuah perekat kebangsaan yang berasaskan Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah. NU, lahir dari rahim sejarah yang panjang, dari kepedulian para ulama terhadap masa depan agama dan bangsa. Para pendakwah terdahulu telah menanamkan benih-benih kebaikan, mengajarkan Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman yang moderat dan toleran. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 286: «لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا». Allah tidak membebani hamba-Nya melainkan sesuai kesanggupannya. NU mengajarkan bahwa beragama itu adalah dengan penuh kemudahan, tanpa membebani diri dengan hal-hal yang memberatkan. Sejarah mencatat, para pendiri NU senantiasa bergerak dalam koridor kehati-hatian dan kebijaksanaan. KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Chasbullah, KH. Bisri Syansuri, dan para ulama terkemuka lainnya, adalah para pejuang yang tak kenal lelah. Mereka berpegang teguh pada prinsip *al-muhafadhatu 'ala al-qadim ash-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-aslah*, yaitu menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik. Ini adalah sebuah metodologi gerakan yang patut kita teladani, sebuah keseimbangan antara menjaga akar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Mari kita lihat bagaimana gerakan NU mengakar di masyarakat. Mulai dari pondok pesantren yang menjadi benteng pendidikan agama, madrasah-madrasah yang mencerdaskan anak bangsa, hingga pengajian-pengajian yang senantiasa mengingatkan kita akan pentingnya memperdalam iman dan amal. Semuanya itu adalah manifestasi nyata dari upaya untuk terus meneguhkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda: «مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ». Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya. Gerakan NU telah dan terus menjadi penunjuk jalan kebaikan bagi jutaan umat. Hadirin yang berbahagia, sebagai bagian dari pewaris nilai-nilai NU, marilah kita terus gelorakan semangat perjuangan para ulama. Gerakan NU adalah ajakan untuk terus belajar, berdakwah, dan berkhidmat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa memulainya dari hal-hal kecil: menjaga lisan agar tidak menyakiti sesama, membantu tetangga yang membutuhkan, menghormati perbedaan pendapat, dan senantiasa berusaha menuntut ilmu. Ingatlah setiap amal baik sekecil apapun, akan Allah catat dan balas. Semoga kita senantiasa menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini, terus bergerak dalam rahmat dan ridha Allah SWT. Mari kita niatkan setiap langkah kita sebagai ibadah, setiap ucapan kita sebagai dakwah, dan setiap perbuatan kita sebagai amal shaleh. Allahumma, jadikanlah kami orang-orang yang senantiasa berpegang teguh pada ajaran agama-Mu dan berkontribusi positif bagi kemaslahatan umat. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagikan artikel ini

Artikel Lainnya

Lihat semua →